Mengenal Bisnis Waralaba, Jenis Dan Contoh Bisnisnya

Bagi seorang ibu rumah tangga membuka bisnis merupakan hal yang ideal, sebab memiliki waktu yang fleksibel serta bisa dilakukan kapan saja. Foto “Berhasil bertani adalah bisnis keluarga yang sulit” dapat digunakan untuk keperluan pribadi dan komersial sesuai dengan ketentuan lisensi Bebas Royalti yang dibeli. Gambar tersedia untuk diunduh dalam kualitas resolusi tinggi hingga 3744×5616.

Pebisnis pemula sering melupakan masalah pengeluaran tak terduga ketika membuat rencana keuangan. Hal tersebut dapat berimbas kegagalan dan sulit mendapatkan keuntungan. Sebagai pebisnis pemula Anda harus bisa membagi waktu dan tenaga yang lebih untuk membangun bisnis baru Anda. Sesungguhnya untuk mencapai kesuksesan tersebut membutuhkan sebuah strategi dan keseriusan. Masalah yang juga cukup banyak dihadapi oleh banyak bisnis baru lainnya adalah juga mindset. Kebanyakan pebisnis baru belum terbiasa dalam menghadapi kesulitan-kesulitan sehingga berakhir dengan selalu berpikiran negatif.

Banyak proprietor bisnis on-line menyepelekan hal ini dan menganggap bahwa mereka bisa bekerja sendiri dan itulah letak kesalahannya. Bukalah diri untuk bekerja sama sehingga memiliki jaringan yang luas. Pahamilah konsep give and achieve sehingga kamu tidak menutup diri untuk bekerja sama dan bermitra dengan siapa saja.

Awali dengan memancing diri untuk bergerak dan mengembangkan diri. Ketika sudah berkeluarga, tanggung jawab seseorang menjadi semakin besar. Tidak jarang, ini menjadi sebuah alasan untuk enggan memulai usaha.

Mengapa Bisnis sulit untuk berhasil

Baik itu bisnis offline ataupun on-line, tetap saja keduanya membutuhkan biaya. Tapi, biaya akan jauh lebih sedikit jika Anda menjalankan bisnis online. Jika Anda memilih untuk memiliki toko on-line, maka Anda akan mengeluarkan dana untuk biaya nama area dan website hosting .

Dari dua orang tersebut kita dapat belajar bahwa menjadi seorang pengusaha tidak harus dengan modal yang besar, namun dengan bekerja keras dan niat yang kuat. Usaha tersebut berkembang dengan pesat sehingga hamzah mempunyai three lisensi bimbel. Dia memperoleh omzet sebesar Rp360 juta/6 bulan dari 200 jumlah siswa yang ada dengan keuntungan sekitar Rp180 juta/6bulan. Setelah sukses mengelola bisnis tersebut , Hamzah lalu mengembangkan sayapnya dengan melirik usaha sofabed. Sekarang , bisnis Hamzah telah resmi berbadan hukum dengan nama CV Hamasa Indonesia.